Sabtu, 14 Desember 2013

SUMBER DAYA KONSUMEN DAN PENGETAHUAN



A.   Sumber daya konsumen
Sumber daya ekonomi pada dasarnya diartikan sebagai sesuatu sumber daya yang dimiliki baik yang tergolong pada sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang dapat memberikan manfaat serta dapat digunakan sebagai modal dasar pembangunan (ekonomi) wilayah tingkat ketergantungan terhadap sumberdaya secara struktural harus bisa dialihkan pada sumberdaya alam lain. Misalnya, penggunaan energi sinar matahari, panas bumi, atau gelombang laut termasuk angin, akan dapat mengurangi ketergantungan manusia terhadap sumberdaya alam yang tidak dapat diperbarui. sumberdaya alam yang tidak dapat diperbarui (non-renewable or exhaustible resources). Jenis sumberdaya ini pada dasarnya meliputi sumberdaya alam yang mensuplai energi seperti minyak, gas alam, uranium, batubara serta mineral yang non energi seperti misalnya : tembaga, nikel,aluminium,dll. Sumberdaya alam jenis ini adalah sumberdaya alam dalam jumlah yang tetap berupa deposit mineral (mineral deposits) diberbagai tempat dimuka bumi. Sumberdaya alam jenis ini bisa habis baik karena sifatnya yang tidak bisa diganti oleh proses alam maupun karena proses penggantian alamiahnya berjalan lebih lamban dari jumlah pemanfaatannya. sumberdaya alam yang potensial untuk diperbarui (potentially renewable resources).
Sumber Daya Sementara
·                      Waktu menjadi variabel yang semakin penting dalam memahami perilaku konsumen.
·                     Karena konsumen mayoritas semakin mengalami kemiskinan akan waktu. Namun demikian ada suatu bagian waktu yang dihabiskan untuk kegiatan yang sangat pribadi yaitu waktu senggang.
·                     Sumber daya kognitifProduk yang diklasifikasikan menurut sifat waktu konsumen disebut barang waktu (time goods).
Sumber Daya Kognitif
·         Pengertian sumber daya kognitif adalah kemampuan untuk secara lebih tepat merepresentasikan dunia dan melakukan operasi logis dalam representasi konsep yang berdasar pada kenyataan. Teori ini membahas munculnya dan diperolehnya schemata—skema tentang bagaimana seseorang mempersepsi lingkungannya— dalam tahapan-tahapan perkembangan, saat seseorang memperoleh cara baru dalam merepresentasikan informasi secara mental. Teori ini digolongkan ke dalam konstruktivisme.

B.   Pengetahuan        

Pengetahuan konsumen adalah semua informasi yang dimiliki konsumen mengenai berbagai macam produk, serta pengetahuan lainnya yang terkait dan informasi yang berhubungan dengan fungsinya sebagai konsumen.

Pengetahuan Konsumen terbagi kedalam tiga macam :

1.        Pengetahuan Produk
Pengetahuan produk adalah kumpulan berbagai macam informasi mengenai produk. Pengetahuan ini meliputi kategori produk, merek,terminologi produk, atribut atau fitur produk, harga produk dan kepercayaan mengenai produk.

2.        Pengetahuan Pembelian
Pengetahuan pembelian terdiri atas pengetahuan tentang toko, lokasi produk di dalam toko dan penempatan produk yang sebenarnya di dalam toko tersebut. Konsumen cenderung lebih senang mengunjungi toko yang sudah dikenalnya untuk berbelanja, karena telah mengetahui dimana letak produk di dalam toko tersebut.

3.        Pengetahuan Pemakaian
Suatu produk akan memberikan manfaat kepada konsumen jika produk tersebut telah digunakan atau dikonsumsi. Agar produk tersebut bisa memberikan manfaat yang maksimal dan kepuasan yang tinggi, maka konsumen harus bisa menggunakan atau mengkonsumsi produk tersebut dengan benar.Produsen berkewajiban untuk memberikan informasi yang cukup agar konsumen mengetahui cara pemakaian suatu produk. Pengetahuan pemakaian suatu produk adalah penting bagi konsumen.

Sumber : ://murtihasanah.wordpress.com/2011/11/08/tugas-softskill-bab-6-sumber-daya-konsumen-dan-pengetahuan/

PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN OLEH KONSUMEN



Kotler dan Keller (2007a:214) menjelaskan bahwa proses pengambilan keputusan merupakan proses psikologis dasar yang memainkan peranan penting dalam memahami bagaimana konsumen secara aktual mengambil keputusan pembelian.
Proses pengambilan keputusan diawali dengan adanya kebutuhan yang berusaha untuk dipenuhi. Pemenuhan kebutuhan ini terkait dengan beberapa alternatif sehingga perlu dilakukan evaluasi yang bertujuan untuk memperoleh alternatif terbaik dari persepsi konsumen. Di dalam proses membandingkan ini konsumen memerlukan informasi yang jumlah dan tingkat kepentingannya tergantung dari kebutuhan konsumen serta situasi yang dihadapinya. Keputusan pembelian akan dilakukan dengan menggunakan kaidah menyeimbangkan sisi positif dengan sisi negatif suatu merek (compensatory decision rule) ataupun mencari solusi terbaik dari perspektif konsumen (non-compensatory decision rule), yang setelah konsumsi akan dievaluasi kembali.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI

Terdapat lima faktor internal yang relevan terhadap proses pengambilan keputusan konsumen:
·                     Motivasi (motivation) merupakan suatu dorongan yang ada dalam diri manusia untuk mencapai tujuan tertentu.
·                     Persepsi (perception) merupakan hasil pemaknaan seseorang  terhadap stimulus atau kejadian yang diterimanya berdasarkan informasi dan pengalamannya terhadap rangsangan tersebut.
·                     Pembentukan sikap (attitude formation) merupakan penilaian yang ada dalam diri seseorang yang mencerminkan sikap suka/tidak suka seseorang akan suatu hal.
·                     Integritas (integration) merupakan kesatuan antara sikap dan tindakan. Integrasi merupakan respon atas sikap yang diambil. Perasaan suka akan mendorong seseorang untuk membeli dan perasaan tidak suka akan membulatkan tekad seseorang untuk tidak membeli produk tersebut.

MODEL-MODEL PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Model Perilaku Pengambilan keputusan.

·         Model Ekonomi yang dikemukakan oleh ahli ekonomi klasik dimana keputusan orang itu rasional, yaitu berusaha mendapatkan keuntungan marginal sama dengan biaya marginal atau untuk memperoleh keuntungan maksimum.
·         Model Manusia Administrasi Dikemukan oleh Herbert A. Simon dimana lebih berprinsip orang tidak menginginkan maksimalisasi tetapi cukup keuntungan yang memuaskan.
·         Model Manusia Mobicentrik Dikemukakan oleh Jennings, dimana perubahan merupakan nilai utama sehingga orang harus selalu bergerak bebas mengambil keputusan
·         Model Manusia Organisasi Dikemukakan oleh W.F. Whyte, model ini lebih mengedepankan sifat setia dan penuh kerjasama dalam pengambilan keputusan
·         Model Pengusaha Baru Dikemukakan oleh Wright Mills menekankan pada sifat kompetitif
·         Model Sosial Dikemukakan oleh Freud Veblen dimana menurutnya orang sering tidak rasional dalam mengambil keputusan diliputi perasaan emosi dan situsai dibawah sadar.
Model Preskriptif dan Deskriptif
Fisher mengemukakan bahwa pada hakekatnya ada 2 model pengambilan keputusan, yaitu:

·         Model Preskriptif Pemberian resep perbaikan, model ini menerangkan bagaimana kelompok seharusnya mengambil keputusan.
·         Model Deskriptif Model ini menerangkan bagaimana kelompok mengambil keputusan tertentu.
·         Model preskriptif berdasarkan pada proses yang ideal sedangkan model deskriptif berdasarkan pada realitas observasi
Disamping model-model diatas (model linier) terdapat pula model Spiral dimana satu anggota mengemukakan konsep dan anggota lain mengadakan reaksi setuju tidak setuju kemudian dikembangkan lebih lanjut atau dilakukan “revisi” dan seterusnya.

TIPE-TIPE PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Para ahli telah merumuskan proses pengambilan keputusan model lima tahap, meliputi:
·         Pengenalan masalah.
Proses pembelian dimulai saat pembeli mengenali masalah atau kebutuhan, yang dipicu oleh rangsangan internal atau eksternal. Rangsangan internal misalnya dorongan memenuhi rasa lapar, haus dan seks yang mencapai ambang batas tertentu. Sedangkan rangsangan eksternal misalnya seseorang melewati toko kue dan melihat roti yang segar dan hangat sehingga terangsang rasa laparnya.
·         Pencarian informasi.
Konsumen yang terangsang kebutuhannya akan terdorong untuk mencari informasi yang lebih banyak. Sumber informasi konsumen yaitu:
Sumber pribadi: keluarga, teman, tetangga dan kenalan.
Sumber komersial: iklan, wiraniaga, agen, kemasan dan penjualan.
Sumber publik: media massa dan organisasi penilai konsumen.
Sumber pengalaman: penanganan, pemeriksaan dan menggunakan produk.
·         Evaluasi alternatif.
Konsumen memiliki sikap beragam dalam memandang atribut yang relevan dan penting menurut manfaat yang mereka cari. Kumpulan keyakinan atas merek tertentu membentuk citra merek, yang disaring melalui dampak persepsi selektif, distorsi selektif dan ingatan selektif.
·         Keputusan pembelian.
Dalam tahap evaluasi, para konsumen membentuk preferensi atas merek-merek yang ada di dalam kumpulan pilihan. Faktor sikap orang lain dan situasi yang tidak dapat diantisipasi yang dapat mengubah niat pembelian termasuk faktor-faktor penghambat pembelian. Dalam melaksanakan niat pembelian, konsumen dapat membuat lima sub-keputusan pembelian, yaitu: keputusan merek, keputusan pemasok, keputusan kuantitas, keputusan waktu dan keputusan metode pembayaran.
·         Perilaku pasca pembelian.
Para pemasar harus memantau kepuasan pasca pembelian, tindakan pasca pembelian dan pemakaian produk pasca pembelian, yang tujuan utamanya adalah agar konsumen melakukan pembelian ulang.
Untuk lebih jelasnya, proses pengambilan keputusan konsumen model lima tahap tersebut disajikan dalam gambar di bawah ini :


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjaYTN_3f117MQpn49SeBOG9xD_g2KuY_C_CneZQJE_IO_W5eFZxPlZvtW3uI5LwgUwqm6vzcbrDebF018pXRdDIivMhxjerX3XXLGC_634KP7eH2BbN0UqA7c_E46HqFiE2v6S8i1-DKk/s400/Untitled.png


CONTOH KASUS PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN OLEH KONSUMEN

Seorang A yang sudah berumah tangga membutuhkan cairan dalam tubuh untuk sehari – hari atau air minum mineral untuk di minumnya. Saat itu ia langsung mencari informasi dari orang – orang terdekatnya untuk menentukan air minum yang akan ia konsumsi setiap harinya. Setelah A mendapat cukup banyak informasi merek, kualitas, harga, lokasi pendapatan produk tersebut maka A mengevaluasi terhadap pilihannya dengan cermat untuk mendapatkan air minum yang baik untuk dirinya dan keluarga.Setelah mengevaluasi berbagai macam merek maka A menjatuhkan pilihan pada produk air minum aqua yang di produksi oleh Danone yang sudah lama ada dan sangat di kenal masyarakat dan di gemari masyarakat karena aqua di ambil dari sumber mata air terpercaya dan jernih melalui tahap proses beberapa kali penyaringan sehingga sangat aman dan terjamin untuk di konsumsi setiap hari dalam pengganti cairan tubuh. Tidak sedikit orang memilih air minum aqua karena terjamin untuk kesehatannya dan mudah di dapatkan. Setelah A dan keluarga mencobanya beberapa bulan ternyata benar aqua terjamin bersih ,jernih dan mudah di dapat.



SUMBER :

Jumat, 01 November 2013

Manfaat dan Khasiat Kumis Kucing Sebagai Obat Berbagai Macam Penyakit

Orthosiphon aristatus atau yang kita sangat mengenalnya dengan sebutan kumis kucing merupakan salah tanaman obat asli Indonesia yang memiliki kegunaan dan khasiat yang sangat banyak terutama dalam pencegahan dan pengobatan berbagai macam penyakit.

 Manfaat kumis kucing sebagai tanaman obat yang berkhasiat untuk kesehatan ternyata kemampuannya mengobati bermacam penyakit sudah tidak diragukan lagi. Penggunaanya sebagai obat yang berkhasiat pun bisa dengan mudah dilakukan sendiri. Nah pada kesempatan ini akan saya share Manfaat dan Khasiat Kumis Kucing Sebagai Obat Berbagai Macam Penyakit. Apa saja khasiatnya yuk simak saja yang berikut ini.


 1. Obat ampuh untuk penyakit batu ginjal
 Sebagai obat batu ginjal sangat mudah membuatnya, siapkan saja bahan-bahannya :

25 gram Daun kumis kucing
25 gram Daun ngokilo
25 gram Daun keji beling (dicuci)
25 gram Daun meniran beserta akarnya
Cara membuatnya : campur semua ramuan tersebut di atas lalu rebuslah sampai mendidih dengan 4 (empat) gelas air.
Cara pakai sebagai obat : Minum sampai habis air ramuan tersebut dalam sehari.

Cara yang lain membuat obat batu ginjal yaitu sebagai berikut :
Siapkan 3 genggam daun kumis kucing yang masih segar
5 lembar Daun keji beling

Cara membuatnya : cucilah semua bahan diatas hingga bersih. Rebus dua bahan ramuan tersebut dengan dua gelas air hingga mendidih.
Cara pemakaian : Minumlah rebusan ramuan obat yang sudah jadi 2x dalam sehari pagi dan sore hari selama 10 hari, setelah mengkonsumsi selama 10 hari gantilah ramuan dengan meminum rebusan jagung muda setiap 1x sehari.



 2. Obat untuk memperlancar buang air kecil
 Sebagai pelancar buang air kecil siapkan saja bahan-bahannya sbb :
30 gram kumis kucing
30 gram Akar Alang-alang
30 gram Meniran

Cara membuatnya : cuci semua bahan ramuan tersebut di atas hingga bersih.
 Rebus semua bahan ramuan diatas yang telah dicuci dengan campuran tiga gelas air hingga airnya tinggal 1 ½ gelas saja.
Cara pemakaian : Minumlah ramuan hasil rebusan tersebut 3x dalam sehari dan setiap kali minum cukup ½ gelas saja.

 3. Sebagai obat untuk nyeri saat buang air kecil :
Cara membuatnya : seduhlah dan minum ramuan hasil dari sejumput daun kumis kucing yang sudah dikeringkan seperti membuat teh, bisa juga jika mau menggunakan gula aren.

 4. Sebagai obat untuk Sakit pinggang :
Cara membuatnya : siapkan 7 helai daun kumis kucing serta 2 potongan akar tanaman kumis kucing lalu dicuci sampai bersih. Rebuslah kedua bahan tersebut dengan segelas air. Biarkan selama satu malam, baru diminum pagi harinya secara rutin dan rasakan khasiatnya.

 5. Sebagai obat untuk masuk angin :

Cara membuatnya : siapkan 1 sendok daun kumis kucing, selanjutnya rebuslah dengan campuran 1 gelas air sampai tersisa air setengahnya dari semula. Diminum sekaligus hingga habis.

Manfaat dan Khasiat Daun Pepaya Untuk Kesehatan Tubuh

Pepaya sebagai tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia mempunyai khasiat yang tidak bisa di anggap enteng, dari buah muda bisa di buat sayur, buah yang sudah masak bisa dimakan segar atau sebagai campuran koktail. Bukan saja dari buahnya yang manis, daun pepaya yang rasanya pahit pun begitu kaya akan manfaat dan khasiat yang luar biasa. Bagi yang suka pahit sayur daun pepaya sangat bisa menjadi makanan favorit, bisa juga dibuat jamu atau obat tradisional dan tentunya lebih banyak lagi manfaat dari daun pepaya yang akan kita bahas dalam artikel kali ini. Nah tanpa harus panjang lebar segera saja kita simak Manfaat dan Khasiat Daun Pepaya Untuk Kesehatan Tubuh.



1. Sebagai obat Jerawat

Daun pepaya berkhasiat sebagai obat jerawat dengan menggunakannya sebagai masker, cara membuatnya adalah sebagai berikut ambilah daun pepaya tua secukupnya, selanjutnya jemurlah daun pepaya tersebut hingga kering selanjutnya tumbuklah daun kering tersebut hingga halus, berilah sedikit air hingga tumbukan daun tersebut menjadi kental seperti krim masker dikira-kira saja jangan sampai terlalu. Selanjut gunakan sebagai masker dengan mengoleskan ke muka hingga rata menjelang istirahat tidur malam. Lakukan secara rutin hingga jerawat bersih dan wajah kembali bersinar.

2. Sebagai jamu tradisional penambah nafsu makan

Siapkan daun pepaya secukupnya yang masih segar atau bisa langsung diambil dari pohonnya. Siapkan blender, lalu masukkan daun pepaya segar ke dalam blender, dan blenderlah daun pepaya dengan tambahan air secukupnya atau bisa juga ditambah sedikit garam hingga hancur dan lembut. Setelah selesai diblender saringlah sarinya bisa ditambahkan madu jika diperlukan untuk mengurangi rasa pahit atau bisa langsung diminum begitu saja. Minum lah segera setelah disaring. Rasakan perbedaan nafsu makan yang pasti akan bertambah.

3. Sebagai pelancar pencernaan

Senyawa karpain adalah senyawa yang terkandung dalam daun pepaya. senyawa karpain tersebut mampu melemahkan dan membunuh mikro organisme jahat yang mengganggu pencernaan dan metabolisme dalam tubuh, sehingga proses metabolisme tubuh akan menjadi lancar karena konsumsi daun pepaya tersebut.

4. Sebagai obat demam berdarah

Demam berdarah yang diakibatkan oleh gigitan nyamuk mampu diobati atau setidaknya mampu menghambat lebih parahnya penyakit tersebut dengan daun pepaya dengan cara rebus kira-kira lima lembar daun pepaya muda segar dengan ditambahkan air secukupnya kira-kira ½ liter hingga air tersisa seperempat dari takaran semula atau kira-kira tersisa satu gelas. Segeralah minum selagi hangat sampai habis. Minum secara rutin sehari tiga kali, apabila demam masih belum membaik atau bahkan cnderung naik segeralah bawa ke dokter, dan jika demam turun dan kondisi membaik konsultasikan ke dokter untuk lebih mengetahui lebih jauh kesehatan kita, obat ini bisa sebagai alternatif saja. Mudah-mudahan membaik tanpa harus keluar biaya banyak.

5. Sebagai pereda nyeri saat haid

Daun pepaya sebagai pereda nyeri saat haid sudah digunakan sejak lama oleh para wanita dan mungkin meski sudah banyak produk pabrikan cara ini masih digunakan hingga sekarang. Caranya tidak jauh beda dengan penggunaan sebagai obat atau jamu yang lain hanya saja dengan tambahan yang berbeda, yaitu dengan menyiapkan beberapa lembar daun pepaya dengan ditambahkan asam jawa serta garam secukupnya, dicampur dengan air secukupnya lalu direbus bersamaan. Setelah dingin minumlah ramuan tradisional tersebut hingga habis dan semoga nyeri haid segera hilang.

6. Sebagai pelunak daging


Getah pepaya yang bisa di dapat dari daun (selain dari batang dan buah) ternyata mengandung enzim papain, sejenis protease, yang mapu digunakaan untuk melunakkan daging. Biasanya daging direbus bersama dengan daun pepaya selama beberapa waktu sebelum daging diolah menjadi makanan.

Kamis, 31 Oktober 2013

Pengaruh Kebudayaan Terhadap Pembelian dan Konsumsi

Faktor budaya merupakan suatu yang paling memiliki pengaruh paling luas pada perilaku konsumen. Pengiklan harus mengetahui peranan yang dimainkan oleh budaya, subbudaya dan kelas social pembeli. Budaya adalah penyebab paling mendasar dari keinginan dan perilaku seseorang. Budaya merupakan kumpulan nilai-nilai dasar, persepsi, keinginan dan perilaku yang dipelajari oleh seorang anggota masyarakat dari keluarga dan lembaga penting lainnya.
Setiap kebudayaan terdiri dari sub-budaya – sub-budaya yang lebih kecil yang memberikan identifikasi dan sosialisasi yang lebih spesifik untuk para anggotanya. Sub-budaya dapat dibedakan menjadi empat jenis: kelompok nasionalisme, kelompok keagamaan, kelompok ras, area geografis. Banyak subbudaya membentuk segmen pasar penting dan pemasar seringkali merancang produk dan program pemasaran yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.
Kelas-kelas sosial adalah masyarakat yang relatif permanen dan bertahan lama dalam suatu masyarakat, yang tersusun secara hierarki dan keanggotaannya mempunyai nilai, minat dan perilaku yang serupa. Kelas sosial bukan ditentukan oleh satu faktor tunggal, seperti pendapatan, tetapi diukur dari kombinasi pendapatan, pekerjaan, pendidikan, kekayaan dan variable lain.

Pengaruh Budaya Yang Tidak Disadari
Dengan adanya kebudayaan, perilaku konsumen mengalami perubahan . Dengan memahami beberapa bentuk budaya dari masyarakat, dapat membantu pemasar dalam memprediksi penerimaan konsumen terhadap suatu produk. Pengaruh budaya dapat mempengaruhi masyarakat secara tidak sadar. Pengaruh budaya sangat alami dan otomatis sehingga pengaruhnya terhadap perilaku sering diterima begitu saja. Ketika kita ditanya kenapa kita melakukan sesuatu, kita akan otomatis menjawab, “ya karena memang sudah seharusnya seperti itu”. Jawaban itu sudah berupa jawaban otomatis yang memperlihatkan pengaruh budaya dalam perilaku kita. Barulah ketika seseorang berhadapan dengan masyarakat yang memiliki budaya, nilai dan kepercayaan yang berbeda dengan mereka, lalu baru menyadari bahwa budaya telah membentuk perilaku seseorang. Kemudian akan muncul apresiasi terhadap budaya yang dimiliki bila seseorang dihadapan dengan budaya yang berbeda.
Misalnya, di budaya yang membiasakan masyarakatnya menggosok gigi dua kali sehari dengan pasta gigi akan merasa bahwa hal itu merupakan kebiasaan yang baik bila dibandingkan dengan budaya yang tidak mengajarkan masyarakatnya menggosok gigi dua kali sehari. Jadi, konsumen melihat diri mereka sendiri dan bereaksi terhadap lingkungan mereka berdasarkan latar belakang kebudayaan yang mereka miliki. Dan, setiap individu akan mempersepsi dunia dengan kacamata budaya mereka sendiri.

Pengaruh Budaya dapat Memuaskan Kebutuhan
Budaya yang ada di masyarakat dapat memuaskan kebutuhan masyarakat. Budaya dalam suatu produk yang memberikan petunjuk, dan pedoman dalam menyelesaikan masalah dengan menyediakan metode “Coba dan buktikan” dalam memuaskan kebutuhan fisiologis, personal dan sosial. Misalnya dengan adanya budaya yang memberikan peraturan dan standar mengenai kapan waktu kita makan, dan apa yang harus dimakan tiap waktu seseorang pada waktu makan. Begitu juga hal yang sama yang akan dilakukan konsumen misalnya sewaktu mengkonsumsi makanan olahan dan suatu obat.

Pengaruh Budaya dapat Dipelajari
Budaya dapat dipelajari sejak seseorang sewaktu masih kecil, yang memungkinkan seseorang mulai mendapat nilai-nilai kepercayaan dan kebiasaandari lingkungan yang kemudian membentuk budaya seseorang. Berbagai macam cara budaya dapat dipelajari. Seperti yang diketahui secara umum yaitu misalnya ketika orang dewasa dan rekannya yang lebih tua mengajari anggota keluarganya yang lebih muda mengenai cara berperilaku.
Ada juga misalnya seorang anak belajar dengan meniru perilaku keluarganya, teman atau pahlawan di televisi. Begitu juga dalam dunia industri, perusahaan periklanan cenderung memilih cara pembelajaran secara informal dengan memberikan model untuk ditiru masyarakat. Misalnya dengan adanya pengulangan iklan akan dapat membuat nilai suatu produk dan pembentukan kepercayaan dalam diri masyarakat. Seperti biasanya iklan sebuah produk akan berupaya mengulang kembali akan iklan suatu produk yang dapat menjadi keuntungan dan kelebihan dari produk itu sendiri. Iklan itu tidak hanya mampu mempengaruhi persepsi sesaat konsumen mengenai keuntungan dari suatu produk, namun dapat juga memepengaruhi persepsi generasi mendatang mengenai keuntungan yang akan didapat dari suatu kategori produk tertentu.

Pengaruh Budaya yang  Berupa Tradisi
Tradisi adalah aktivitas yang bersifat simbolis yang merupakan serangkaian langkah-langkah (berbagai perilaku) yang muncul dalam rangkaian yang pasti dan terjadi berulang-ulang. Tradisi yang disampaikan selama kehidupan manusia, dari lahir hingga mati.
Hal ini bisa jadi sangat bersifat umum. Hal yang penting dari tradisi ini untuk para pemasar adalah fakta bahwa tradisi cenderung masih berpengaruh terhadap masyarakat yang menganutnya. Misalnya yaitu natal, yang selalu berhubungan dengan pohon cemara. Dan untuk tradisi-tradisi misalnya pernikahan, akan membutuhkan perhiasan-perhiasan sebagai perlengkapan acara tersebut.

Perubahan Nilai Budaya
Budaya juga perlu mengalami perubahan nilai. Ada beberapa aspek dari perlunya perluasan perubahan budaya yaitu :
Budaya merupakan konsep yang meliputi banyak hal atau luas. Hal tersebut termasuk segala sesuatu dari pengaruh proses pemikiran individu dan perilakunya. Ketika budaya tidak menentukan sifat dasar dari frekuensi pada dorongan biologis seperti lapar, hal tersebut berpengaruh jika waktu dan cara dari dorongan ini akan memberi kepuasan.
Budaya adalah hal yang diperoleh. Namun tidak memaksudkan mewarisi respon dan kecenderungan. Bagaimanapun juga, bermula dari perilaku manusia tersebut.
Kerumitan dari masyarakat modern yang merupakan kebenaran budaya yang jarang memberikan ketentuan yang terperinci atas perilaku yang tepat.

Variasi nilai perubahan dalam nilai budaya terhadap pembelian dan konsumsi
Nilai budaya memberikan dampak yang lebih pada perilaku konsumen dimana dalam hal ini dimasukkan kedalam kategori-kategori umum yaitu berupa orientasi nilai-nilai lainnya yaitu merefleksi gambaran masyarakat dari hubungan yang tepat antara individu dan kelompok dalam masyarakat. Hubungan ini mempunyai pengaruh yang utama dalam praktek pemasaran.
Sebagai contoh, jika masyarakat menilai aktifitas kolektif, konsumen akan melihat kearah lain pada pedoman dalam keputusan pembelanjaan dan tidak akan merespon keuntungan pada seruan promosi untuk “menjadi seorang individual”. Dan begitu juga pada budaya yang individualistik. Sifat dasar dari nilai yang terkait ini termasuk individual/kolektif, kaum muda/tua, meluas/batas keluarga, maskulin/feminim, persaingan/kerjasama, dan perbedaan/keseragaman.